Nabila

29 Agustus 2007

Depok, Indonesia

Thanks For visiting my blog,
::
Start
Nabila
Shutdown

Navbar3

Search This Blog

Tampilkan postingan dengan label Shared Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shared Info. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2012

Award Backlink Gratis


 
Ehm,, Abis pulang dari Footsal.. Capek banget,, trus saya bawaannya marah mulu,, ntah kenapa hati saya kesel bngt,, ehm, knp pkiran saya blog dan blog yach.. cepet2 saya buka laptop,, nunggu loadingnya lama banget,,, sempat kesel loadingnya lama trus gangguan lagi.. setelah saya buka blogger ternyata ada yang comment ternyata aku dapet award dari Tetembak.. tapi awalnya saya gak ngerti apa itu award,, kok aku bisa dapet award,, kan aq gak ikut lomba apa2,, Banyak pertanyaan yang muter2 di kepalaku,, Setelah saya buka blognya si tetembak nah saya mulai ngerti,, ternyata award tu suatu backlink,, lumayan lah,, dapet backlink gratis,, kan jarang sich orang mau ngasih backlink gratis sama saya.. Hehe,, makasih yach buat tetembak yang udah mau ngasih saya award,, Thanks Buangettzz,,, sampe gak ketampung nie ucapan trimakasih buat tetembak. . Hehehe..

Ya udahlah kalo mau saya ceritain pasti panjang x lebar,,, huft, kayak luas persegi panjang yach.. hehehe.. Oya, sobat pasti belum ngerti juga kan award backlink itu apa ?.. pasti samalah kayak saya juga yang baru kenal award.. hehehe.. Baiklah, sekarang saya share tentang award backlink.. ehm, tapi saya sedikit copas artikel dari tetembak. maaf yach saya sedikit copas,, coz saya gak punya ide tentang award backlink.. hehe..








kode award untuk di pasang di blog kamu (link url bisa di ganti dengan link kamu).

<a href="/http://dtrackszone.blogspot.com//" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img alt="Award Momoz" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCe4mwqO2FL4UrU-qHKHNAXv0x7wvl9VX1qzI1q0QQ65DqEeNSJjo8XeFOGE98BF_2xSeKdUKohJ4Xv0rYHJvvdZ9s0LD4gH_mmFgQCy69xnUF4HCv6MuVjvWgg8GwW5SITAI90QaDpw/s320/award+backlink.png" border="0" /></a>
Jadi, begini award ini kalau boleh aku katakan hampir sama sistemnya dengan MLM backlink. Pertama-tama sobat yang mendapat award dari Dtrackszone harus memposting ulang dengan judul baclink award atau sejenisnya ^_^ terserah anda. Isinya boleh copy paste artikel ini setelah disesuaikan atau dengan kata-kata sobat sendiri juga tidak apa-apa terserah. Yang penting sobat harus menyertakan 10 link di bawah ini. Caranya hapus yang nomor 1 lalu pasang link sobat pada posisi 10. Terakhir, bagikan kembali award ini pada 10 blog sahabat lainnya.

dibawah ini link yang harus dipasang di postingan anda :

1.Blacklight => http://terorblade.blogspot.com
2.
OKU TimurNews => http://okutimurnews.blogspot.com
3.
Reza Renaldi => http://rezarenaldi.blogspot.com
4.
Yansoft-Blog => http://yanconx.blogspot.com
5.
Bebcomp => http://www.bebcomp.co.cc
6.
.Aguestri => http://aguestri.co.cc
7
.tetembak => http://tetembak.blogspot.com
8
.Melihat Blog => http://www.melihat.co.cc/
9.
Monalia => http://monaliasakwati.blogspot.com/
10. Dtrackzone =>
http://dtrackszone.blogspot.com/
Apa manfaat yang didapat dari backlink award ini ? Kalau semua peserta bisa jujur dan memposting ulang, maka hasilnya kita akan bisa menghasilkan jutaan backlink yang mana akan bisa meningkatkatkan trafik dan juga bisa mengangkat pagerank blog kita jika ada update pagerank. Berikut skemanya, dengan asumsi yang memposting ulang sebanyak 5 orang saja :

Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jumlah backlink = 5
Posisi 8, jumlah backlink = 25
Posisi 7, jumlah backlink = 125
Posisi 6, jumlah backlink = 625
Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
Posisi 4, jumlah backlink = 15,625
Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125

Wow, banyak banget keren khan. Bisa-bisa kita langsung dapat PR 5 atau 6 hehe. Kalau PR sudah tinggi maka dollar dari paid review pun lancar.
Buat yang udah dapat award dari saya silakan posting ulang Award backlink ini.
ehm, buat kamu yang mau mendapatkan award backlink ini. Silakan kamu comment di bawah ini atau di cbox. terimakasih.http://dtrackszone.blogspot.com/

read more
Read More --►

8 Band Indie Indonesia yang Populer di Luar Negeri



Di Indonesia, mungkin band-band indie tak terlalu banyak dikenal atau kalah popularitas dari band melayu juga boy dan girlband yang tengah menjamur di Indonesia. Namun jangan salah, tak dikenal di negeri sendiri bukan berarti karier dari band-band indie ini pudar atau meredup. Diluar negeri band-band indie ini justru mendapat sambutan luar biasa, meski lingkupnya masih negara ASEAN namun prestasi ini sangat membanggakan. Dan berikut 8 band indie yang populer di luar negeri :
1. The Trees and The Wild

The Trees and The Wild adalah: Andra B. Kurniawan, Iga Massardi, Remedy Waloni.
Band ini mulai terbentuk pada tahun 2006, Mereka menawarkan komposisi musik akustik yang sederhana dan ear catching. Dan band ini sudah pernah tampil dua kali di Singapura (Rockin The Region 2010 & Mosaic Festival 2011) dan tahun 2011 mereka tampil di Monophone 2011, Malaysia.
2. Santa Monica

Dibentuk tahun 2001 oleh Joseph Saryuf dan Anindita Saryuf.
Sebuah grup Electro Pop yang menggabungkan surealisme dengan musik dan fashion. Bersama the Brandals, mereka tampil di Baybeats 2010, Esplanade, Singapore. Saat ini Joseph Saryuf aktif bersama label musik Sinjitos Records

3. Adhitya Sofyan

Berawal dari membagikan lagu-lagunyanya secara gratis di internet sekitar 2007, nama Adhitya Sofyan melambung setelah masuk kompilasi Prambors NuBuzz. Ia merilis dua album bersama DeMajors, dan merilis albumnya di Jepang melalui label Production Dessinee. Label ini pula yang akhirnya mengundang Adhitya Sofyan pada September 2011 untuk tur 10 hari ke kota-kota besar di Jepang, antara lain Kobe, Fukuoka, Kamamura, dan Tokyo. Sebelumnya di tahun yang sama, Adhitya Sofyan juga sempat tampil di Mosaic 2011, Singapura.
4. Bottlesmoker

Berawal dari iseng-iseng berbagi musik buatannya ke teman-teman, duet Angkuy dan Nobie dapat berbagi kepada pendengar musiknya yang berasal dari berbagai negara. Mereka menginvasi Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong dan China pada Februari-Maret 2011 selama 19 hari. Sebelumnya duet ini juga pernah melakukan tur hingga ke Filipina dan malaysia pada rentang waktu 2009-2010
5. Hollywood Nobody

Grup bossanova asal Bandung ini terbentuk tahun 2005, berawal dari keberanian sang vokalis untuk membentuk band yang awalnya hanya diproyeksikan untuk mengisi acara kampus. Kini mereka sudah merilis album melalui FastForwards Records. Bersama dengan Protocol Afro dan Bangkutaman, mereka menjadi salah satu headliner di Baybeats 2011, Esplanade,

6. Hightime Rebellion
Hightime Rebellion adalah band yang dibentuk di Jakarta pada 2007. Terdiri dari Rendy Surindrapati (vokal dan penulis lagu), Miyane Soemitro (vokal), Jason Sutrisno (gitar), Pulung Wahyuaji (bas), Adji Dimas Ramayanda (gitar) dan Reza Arafat (drum).
Musik mereka adalah perpaduan Pop, Funk, Rock, Psychedelic, dan Dance. Hightime Rebellion saat ini sedang mempersiapkan album debut mereka bersama label FFWD Records.

7. Leonardo

Musisi senior yang sebelumnya bergabung dengan Vessel dan Zeke & The Popo ini akhirnya memilih bersolo karier. Musiknya kini berbeda dengan musik yang dia mainkan di band-band sebelumnya yang lebih dark, kini Leo lebih bermain di area yang lebih Folk dan dipengaruhi juga oleh jazz. Setelah sering mengisi berbagai panggung di Jakarta, Leonardo diundang oleh pihak Esplanade pada April 2011 diundang oleh pihak Esplanade Singapura untuk bermain di acara Rockin the region.

8. Protocol Afro
Kegagalan menembus audisi festival musik di salah satu Kampus menjadi pemicu bagi band asal Jakarta ini untuk berhenti membawakan cover lagu band lain dan mulai menciptakan karya sendiri. Terbentuk sejak 2007, Protocol Afro mulai aktif merilis single mereka secara online di tahun 2010 dan sempat memuncaki chart Indopendent di TraxFM. Protocol Afro menyebut musik mereka Alternative Inkonsisten Pop.
Mereka tampil di Baybeats 2011, Esplanade, Singapore. Bahkan lagu mereka yang berjudul 'Music (Dance with Me)' di remix oleh Electro Pop duo asal Singapore: Riot !n Magenta
Read More --►

98% Yang Band Indie Hadapi Adalah Masalah


Punya karir sebagai band atau artis independent artinya harus bisa menggantungkan hidup pada kreatifitas dengan minimnya sokongan dana dari produser atau music label.
Band gue, Everybody Loves Irene, mampu melewatinya. Setidaknya untuk scenester indie, nama Everybody Loves Irene terasa tidak asing dan juga band ini pernah diulas di media-media besar Tanah Air dan juga manca negara.
Meskipun sudah hampir setahun absen dari panggung dan tidak mengeluarkan album baru lagi, rasanya posting lama ini masih relevan. Sementara situs http://www.EverybodyLovesIrene.com masih dalam inkubasi, gue hadirkan kembali posting dari situs lama ELI disini.

Sulit memang bila melepas tahun 2008 dengan tidak mengurai apa saja yang kami lakukan di tahun ini. Bersama band yang dirintis sejak tahun 1998 yang artinya sudah 10 tahun kebersamaan kami didalam keluarga Everybody Loves Irene tentunya bukan hal yang mudah dilupakan. Setelah di tahun 2007 kami bolak-balik Singapura dan Malaysia untuk memperkenalkan band kami dan album pertama “The Very First Thing You Must Learn About Flying is Gravity” hingga didaulat untuk jadi wakil Indonesia diajang band indie paling bergengsi di belahan Asia “BayBeats Festival 2007″, kami ingin sekali agar band kami juga mendapat sambutan yang sama di negeri sendiri. Maka sepulang dari BayBeats, kami bermimpi lagi untuk merilis album kedua dengan satu lagu berbahasa Indonesia.

Album kedua kami yang kami beri judul “On Second Thought, I Might Wanna Change Some Things” start recording pada Oktober 2007 di studio Soundmate Fatmawati dibawah panduan J. Vanco sebagai Music Director untuk album ini. Bukan proses yang singkat dan mudah terutama bagi kami yang mengandalkan kantong sendiri untuk produksi album kami. Belum lagi di awal 2008, vokalis kami Irene Yohanna harus menjalani operasi kista sehingga jadwal rekaman sempat mundur. Syukurlah, banyak teman-teman yang memberikan support dan membuat kami semangat menyelesaikan album ini dan siap diluncurkan ke publik bulan Agustus 2008. Ketika sampai saat-saat untuk merilis album ini, lagi-lagi kami mendapat bantuan terutama untuk distribusi peredaran CD dari label Demajors Independent Music Industry yang juga telah bekerjasama baik di album kami sebelumnya.
Permasalahan distribusi sudah ditangani lalu bagaimana dengan cara mengenalkan album ini ke khalayak luas? Mengingat kami hanya punya modal semangat dan kondisi keuangan kami sudah mepet banget untuk menggelar konfrensi pers selayaknya band-band yang merilis album terbarunya. Kami juga sadar banyaknya band baru bermunculan dan band lama yang merilis album baru dapat membuat album yang kami sudah siapkan untuk dinikmati khalayak luas hanya terongok di rak-rak toko CD tanpa sempat orang tau kalau kami merilis album. Kami tak ingin mimpi buruk itu terjadi, maka kami menyusun suatu rencana besar.
Thanks untuk penetrasi internet di Republik ini yang semakin meningkat di tahun 2008. Banyak orang semakin ‘sadar-internet’ sehingga kesempatan untuk mengenalkan album makin terbuka lebar meskipun dengan dengan budget minim (bukan tanpa budget). Apalagi kami sudah punya pondasi lewat jaringan pertemanan MySpace yang di tahun sebelumnya majalah Hai menobatkan kami sebagai salah satu band Raja MySpace di Indonesia.
Banyak sekali social network site baru yang bermunculan di tahun 2008 kami putuskan untuk fokus di salah satunya yaitu Facebook. Mungkin kami lah pioneer band Indonesia yang memanfaatkan aplikasi Facebook untuk mengenalkan album baru.
Aplikasi sederhana yang memberikan akses untuk mendengarkan serta mengunduh single perdana kami yaitu Rindu yang juga single satu-satunya berbahasa Indonesia yang kami punya sampai saat ini. Aplikasi ini digunakan oleh 492 pengguna Facebook dan mendapat kritik postif dari blog marketing Think.Web (Band Indie Juga Bisa Online Marketing -http://www.think.web.id/brain/everybody-loves-irene/ ) dan juga media cetak harian terkemuka, Kompas.


Tak melulu mengandalkan internet, kami pun berusaha interaktif dengan penonton pertunjukkan kami. Caranya adalah dengan membagikan single Rindu ke penonton pertunjukkan kami lewat transfer bluetooth ke handphone atau lebih dikenal dengan istilah bluecasting. Kami pun memilih tanggal baik dan hari baik 8 Agustus 2008 untuk turun ke jalan mengenalkan lagu Rindu. Dengan mengusung tagline “Sharing is not Stealing, Love is Sharing” tak hanya Jakarta yang kami serbu, kami pun pergi ke Bandung untuk aksi ini. Media cetak Bisnis Indonesia pun mengangkat aksi kami dalam artikelnya: http://web.bisnis.com/senggang/seni-…/1id72866.html .
Kata orang, bulan puasa adalah bulan istirahat buat bermusik apalagi jika band tersebut bukan band religi atau tidak punya lagu religi. Buat kami itu justru mematikan kreatifitas, puasa harus lebih produktif mengeluarkan ide-ide segar. Di bulan September kami bekerja sama dengan penulis cerpen yang juga sutradara, Fajar Nugros dan penulis muda berbakat Alanda Karizauntuk merilis cerpen klip, sebagai pengganti video klip karena kami tidak punya budget untuk bikin video klip. Cerpen klip berjudul “Bunuh Diri Massal 2008″ ini terbilang fenomenal, menggabungkan dua sisi industri kreatif musik dan cerpen, dan mendapat antusias yang tinggi yang terlihat dari statistik pengunjung website http://bdm2008.everybodylovesirene.com yang mencapai 129.505 hit hanya dalam waktu sebulan. Dan ketika kami menggelar hajatan syukuran terima kasih buat para pembaca dan penulis side-storynya yang diadakan di Brewww Kemang, kami tak menyangka akan menyedot pengunjung hampir 500 orang. Padahal itu hajatan kecil-kecilan tanpa publikasi yang wah.
Album kedua kami pun tak luput diulas oleh Jakarta Post, Rolling Stone Indonesia, Hai, portal Detikhot.com, hingga majalah Time Asia. Selain itu, radio-radio pun gencar memutarkan single Rindu kami dan sempat nangkring diantaranya di chart Madama Makassar, Ardan Bandung, hingga di penghujung tahun 2008 ini meraih posisi #1 di chart Geronimo Jogja. Tak banyak memang radio yang mau memutarkan lagu kami akan tetapi ini sebagai satu langkah besar kami untuk dikenal di dalam negeri. Seiring itu pula, video klip Rindu pun mengudara di MTV Indonesia dan stasiun-stasiun TV lokal.

Tahun 2008 penuh dengan warna, diantaranya tahun ini lagi-lagi single kami masuk kompilasi luar negeri. Albumnya bertajuk “Half Dreaming – Asian Shoegaze Compilation” dan single kami yang turut didalamnya adalah “Love is So Strange (demo version)”. Band Indonesia lainnya yang hadir dalam album ini adalah Elemental Gaze, Perfect Angel dan Share Springs. Tahun 2008 kami juga menjadi band Indonesia yang membuka rangkaian program televisi Channel V : AMP Around Asia. Sungguh suatu kehormatan bagi kami. Album kedua kami juga dapat dibeli di iTunes untuk pasaran luar negeri dan untuk pasaran lokal ringbacktone nya dapat
diperoleh di Telkomsel, Indosat dan XL.
Kami ingat satu kalimat, “98% yang kita hadapi adalah masalah, hanya 2% peluang yang ada” namun dengan semangat do-it-ourself, kami berhasil mengubah 98% masalah tadi menjadi peluang sehingga kami dapat dikenal lebih luas seperti sekarang ini. Masih ada cita-cita kami yang belum kesampaian; tur ke Eropa karena menurut teman-teman kami, musik kami lebih dikenal di benua sana. Kami juga tengah membangun keluarga kecil; Dimas & Fika, Adi & Dina, Widi & Vita. Mudah-mudahan tahun depan Aulia, Yudhi, Irene & Think Thing menyusul.
Terima kasih buat semua yang telah mengapresiasi kami, rekan-rekan media, fans dan keluarga besar Everybody Loves Irene. Tahun 2009 memberikan satu harapan baru yang lebih baik lagi bagi kita semua. Marry X-Mas and Happy New Year 2009 ! read more....

DOWNLOAD OUR SONG
no one here's alone

Read More --►